Yayasan Suluh Insan Lestari bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata menyelenggarakan pelatihan guru PAUD pada tanggal 13–15 Oktober 2026. Bertempat di TKN 1 Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, pelatihan ini diikuti oleh 30 guru PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lembata. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas guru PAUD dalam merancang pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Kegiatan dibuka oleh Bapak Silvester Yafet, S.Fil., Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi guru PAUD di wilayah tersebut.
Selama pelatihan, para guru diperkenalkan pada pendekatan pembelajaran yang mendorong anak untuk terlibat aktif dalam proses belajar. Salah satu pendekatan yang dipelajari adalah Hook–Book–Look–Took (HBLT), yang membantu guru menyusun pengalaman belajar secara menarik dan bermakna, mulai dari membangun ketertarikan anak, mengeksplorasi cerita atau materi, mengamati dan menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman, hingga menerapkan hal yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, guru juga belajar menggunakan Thinking Routines sederhana untuk mendorong anak mengamati, mengungkapkan pemikiran, menghubungkan pengalaman, serta merefleksikan apa yang mereka pelajari. Melalui pendekatan ini, pembelajaran diharapkan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan ruang bagi anak untuk bertanya, bereksplorasi, dan membangun pemahamannya sendiri.
Selain strategi pembelajaran, pelatihan ini juga membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan mengenai manajemen kelas positif serta penerapan disiplin positif dan restoratif yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini. Kemampuan mengelola kelas secara positif menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Melalui pelatihan ini, Suluh Insan Lestari dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata berharap kapasitas guru PAUD semakin kuat, baik dalam memahami kebutuhan dan karakteristik anak maupun dalam menerapkan strategi pembelajaran dan pengelolaan kelas yang positif. Peningkatan kapasitas guru diharapkan dapat berkontribusi pada terciptanya lingkungan PAUD yang lebih positif, aman, dan menyenangkan, sehingga setiap anak memperoleh kesempatan untuk belajar, bereksplorasi, dan berkembang secara optimal.
Kolaborasi antara Suluh Insan Lestari dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui penguatan kompetensi pendidik. Dengan guru yang semakin terampil dan responsif terhadap kebutuhan anak, pembelajaran di PAUD diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermakna dan mendukung fondasi perkembangan anak sejak dini.



