Pendidikan Multi Bahasa

Pelatihan untuk Pelatih Guru PAUD PERISAI bahasa Sedoa dan Rampi

Bahasa ibu adalah bahasa yang paling dipahami oleh anak-anak, oleh karena itu Yayasan Suluh Insan Lestari mendukung penggunaan bahasa Sedoa dan Rampi dalam pengajaran di daerah Sulawesi Tengah. Advokasi tentang MTB Paud di desa Dodolo , penutur bahasa Rampi dan desa Sedoa penutur bahasa Sedoa diikuti orang tua murid, komunitas bahasa, guru,kepala desa, UPTD(Unit Pelaksana Teknis Daerah). Mitra di Serana terlibat aktif dalam mengembangkan dan menerapkan program PAUD PERISAI antara lain adanya pelatihan bagi 20 calon pelatih guru PAUD PERISAI. Juga adanya pengecekan bahan kurikulum berupa buku panduan untuk guru.  

Penerjemahan dan Penggunaan Alkitab

Lokakarya Cipta Lagu Sekolah Minggu Bahasa Toraja

Pengurus Pusat Sekolah Minggu Gereja Toraja mengikuti Lokakarya Cipta Lagu khusus untuk Sekolah Minggu pada tahun 2018. Lokakarya pertama ini sudah menghasilkan kurang lebih 33 lagu yang mendukung cerita-cerita sekolah minggu dalam kurikulum sekolah Minggu yang mereka miliki. Lokakarya yang sekarang ini diadakan merupakan kelanjutan dari lokakarya yang telah berhasil sebelumnya. Namun salah satu yang penting diperhatikan adalah masalah sosialisasinya. Untuk sosialisasi ini diperlukan bukan hanya mp3 saja, tetapi juga dalam bentuk video. Karena itu SMGT mendorong agar ada tim dari Toraja dilatih untuk keperluan pembuatan video musiknya. Lokakarya ini terselenggara atas kerjasama Sinode Gereja Kristen Toraja dengan Yayasan Suluh Insan Lestari.

Pendidikan Multi Bahasa

Lokakarya APE dan Kurikulum Toraja (2018)

Proses dan pencapaian kegiatan Mitra di Toraja (UKIT, YPKT dan Dinas Pendidikan) memiliki semangat mengembangkan dan menerapkan program PAUD PERISAI antara lain dengan diadakannya pelatihan 19 calon pelatih guru PAUD PERISAI dan TOT untuk 6 orang guru PAUD PERISAI. Selain itu juga dilakukan pengecekan bahan kurikulum : buku cerita, buku perbedaan, buku huruf dan buku lagu. Advokasi PAUD PERISAI dihadiri oleh 50 orang (guru, pendeta, kepala desa,komunitas bahasa, orang tua murid) yang ada di Toraja.

Pendidikan Multi Bahasa

Mengenal perangkat lunak Bloom.

Bloom adalah sebuah perangkat lunak yang didesain untuk membantu komunitas dengan literasi rendah untuk mengembangkan sebuah perpustakaan buku dalam bahasa daerah mereka. Dengan menggunakan Bloom, membuat buku menjadi sangat mudah, sederhana dan efisien. Anda dapat membuat buku dengan teks dan gambar yang Anda buat sendiri atau Anda dapat menterjemahkan sebuah buku buku jadi dari bahasa sumber. Sesuai dengan tujuan SIL Internasional yang mendukung pelestarian bahasa salah satunya dengan pendidikan berbasis bahasa ibu, perangkat lunak ini mempunyai fitur agar pendidik di suatu komunitas mampu membuat buku dalam bahasa daerah bagi kalangan pembaca awal, misalnya siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) ataupun siswa sekolah dasar. Karena fitur-fitur yang sederhana, maka jangan dibayangkan bahwa Anda akan menemukan fitur-fitur selengkap perangkat lunak desain seperti Adobe InDesign ataupun Microsoft Publiser. Tetapi ini juga sebuah keunggulan karena Anda tidak perlu belajar terlalu banyak untuk dapat membuat sebuah buku dengan menggunakan Bloom. SIL Internasional juga sudah menyediakan gambar-gambar yang dapat digunakan sebagai ilustrasi.  Anda cukup mengunduh dan memasang di komputer Anda. Perangkat lunak Bloom dapat diunduh secara gratis dari situs http://www.bloomlibrary.org dan apabila Anda membutuhkan bantuan dalam dalam menggunakannya dapat menghubungi Yayasan Suluh.

Scroll to Top