Dengan 719 bahasa ibu, menjadikan Indonesia negara nomor 2 terkaya jumlah bahasanya di dunia.
Namun, setiap empat tahun sekali belasan bahasa punah tiada lagi penuturnya. Bahasa membawa budaya, bila satu bahasa hilang, budayanya pun turut hilang.
Bagaimana selama ini kita menjaga bahasa? Masihkah kita menuturkan bahasa ibu kita?
Suluh Insan Lestari didirikan pada tahun 2016 dengan berpijak pada keprihatinan atas kondisi bahasa-bahasa daerah di Indonesia yang semakin ditinggalkan karena tergerus arus globalisasi dan kemajuan teknologi. Kami percaya bahwa bahasa-bahasa ini akan tetap menjadi warna keragaman sekaligus menjadi identitas tak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Bahasa-bahasa daerah ini juga menjadi jembatan yang membantu masyarakat dalam meningkatkan kapasitas dalam bidang pendidikan, sosial maupun kerohanian melalui bahasa yang paling dekat di hati mereka. MelaluiĀ pendekatan bahasa setempat suku-suku di Indonesia didorong mengalami perubahan dalam segenap aspek hidup mereka.
Transformasi menyeluruh terwujud di antara suku-suku di Indonesia seturut Firman Tuhan, dalam konteks keunikan bahasa dan budaya mereka.
Melayani komunitas bahasa di Indonesia melalui penerjemahan Alkitab, pendidikan, dan pengembangan kebahasaan, serta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, agar Firman Tuhan dimengerti, dihidupi, dan menghasilkan transformasi berkelanjutan.
Mengetahui vitalitas bahasa merupakan langkah awal sebelum melakukan kegiatan dalam bidang kebahasaan. Semakin rendah vitalitas suatu bahasa maka semakin besar upaya yang akan dilakukan untuk meningkatkannya.
Suluh memperkenalkan program membaca, menulis, dan berhitung menggunakan bahasa ibu atau bahasa pertama anak. Program ini dinamakan Pendidikan Multibahasa Berbasis Bahasa Ibu (PMBBI).
Dalam bidang kerohanian, Suluh juga menggunakan bahasa daerah untuk membangun dan memenuhi kebutuhan rohani komunitas tersebut, baik anak-anak maupun dewasa.
Jika Anda mempunyai pertanyaan, ingin membagikan pokok doa & kesaksian atau ingin mengenal kami, silakan langsung menghubungi kami.